Gempa Flores: Warga di Wolowae Nagekeo Terisolir, Akses Jalan Terputus, Listrik Padam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi dahsyat mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pusat gempa berada di laut pada kedalaman 15 kilometer, berjarak sekitar 38 kilometer timur laut Mbay. Guncangan kuat tersebut merusak permukiman warga hingga roboh dan memutus beberapa akses jalan di wilayah setempat.
Warga Kecamatan Wolowae di kawasan perbatasan Nagekeo dan Ende menjadi korban terdampak paling parah hingga terpaksa mengungsi ke area perbukitan. Langkah evakuasi ini diambil selain karena kehilangan tempat tinggal, juga demi menghindari potensi bahaya tsunami bagi warga pesisir. Di lokasi pengungsian, warga mendirikan tenda darurat mandiri yang setiap unitnya diisi empat hingga lima keluarga bersama anak-anak.
Kondisi para penyintas kini serba terbatas lantaran persediaan logistik makanan sangat menipis akibat evakuasi yang tergesa-gesa. Sembari menunggu distribusi bantuan resmi dari pemerintah tiba, warga yang bertahan di tenda darurat hanya bisa saling berbagi makanan yang tersisa untuk bertahan hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.20
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.16
Tanggap Bencana Flores, TBS Foundation Gandeng PMI Distrisbusikan Bantuan Sanitasi
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.10
BNPB Sebut Tak Ada Lagi Laporan Warga Hilang Imbas Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.39
Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka
Berita terkait
Kapan Gempa Megathrust Bakal Guncang Indonesia? Ini Kata Ahli
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.30
Mengenal Megathrust, Potensi Gempa dan Sebarannya di Indonesia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.55
Viral di Media Sosial Soal Megathrust, Begini Penjelasan Ahli
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 11.55
Gempa Megathrust Bawa Tsunami 40 Meter Dikira 3 Meter, 18.500 Tewas
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 09.15