Gempa M 5,9 Jepang Timur: Bangunan Rusak, Puluhan Warga Luka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Jepang bagian timur pada Minggu dini hari pukul 02.00 waktu setempat. Episentrum terletak di selatan Prefektur Ibaraki dengan kedalaman sekitar 68 kilometer. Guncangan terasa hingga Tokyo dan sejumlah wilayah sekitarnya dengan intensitas seismik Jepang 5-rendah. Tidak ada ancaman tsunami yang dilaporkan. Badan Meteorologi Jepang mencatat 37 orang mengalami luka ringan, tersebar di Saitama dan Kawasaki. Satu bangunan di Saitama mengalami kerusakan ringan, dan otoritas menyelidiki kerusakan pipa air di Koto, Tokyo. Gempa juga menyebabkan penundaan dan penurunan kecepatan pada layanan kereta api regional di sekitar Tokyo. Layanan Jalur Keisei kembali normal setelah pukul 09.40, namun sejumlah layanan kereta ekspres Tobu Railway masih dihentikan. Perdana Menteri Sanae Takaichi memerintahkan pemeriksaan kerusakan dan penyebaran informasi kepada publik. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kemungkinan gempa susulan dalam beberapa hari ke depan, terutama dalam 2-3 hari setelah kejadian, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor akibat hujan lebat sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 18.15
KRI dr. Soeharso-990 Tiba di Manggarai, Beri Layanan Kesehatan Gratis Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.16
Gempa M 5,9 Guncang Tokyo dan Jepang Timur, Sejumlah Warga Terluka
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.00
Tsunami Dianggap Sepele, 18.500 Orang Meninggal Seketika
Berita terkait
Gempa M 5,9 Jepang Timur, 37 Orang Luka
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 13.30
Koster Tinjau Posko Bencana di Labuan Bajo, Wujud Persaudaraan Bali Nusra
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.49
Wapres Gibran: Saya Memohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Paus Leo sampaikan duka cita atas gempa bumi NTT
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 01.02