Gempa NTT M 7,7, Kemensos Kerahkan Bantuan dan Utamakan Keselamatan Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi dengan pusat gempa di timur laut Nagekeo. Wilayah yang terdampak mencakup Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Laporan sementara mencatat sebanyak 38 orang meninggal dunia, enam orang luka-luka, dua orang tertimbun, serta sekitar 2.000 jiwa terdampak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan penanganan cepat dengan mengerahkan Tagana dan menyalurkan bantuan logistik senilai total Rp4,52 miliar dari Kupang dan Bekasi. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, tenda keluarga, kasur, selimut, paket sandang, serta peralatan dapur umum lapangan. Titik-titik pengungsian juga telah disiapkan di Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng.
Kemensos saat ini sedang melakukan verifikasi dan validasi data korban untuk proses penyaluran santunan kepada para ahli waris korban meninggal dunia. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menjauhi bangunan yang rusak atau retak, serta terus mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan BMKG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 20.27
Gelombang Tinggi Hambat Bantuan Gempa NTT, Kemensos Pilih Belanja Langsung di Lokasi
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 10.00
Rakor di Manggarai, Wamensos Sampaikan Kesiapan Tangani Kebutuhan Darurat
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 09.42
Kemensos Tambah Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT Melalui Jalur Laut
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.47
Gempa NTT 7,7 M: Bantuan Mengalir, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan
Berita terkait
Dapur umum Kemensos mulai beroperasi pascagempa di Nagekeo, NTT
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 19.10
PNM Peduli Ulurkan Tangan untuk Korban Gempa di NTT
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 18.45
Hari Kedua Pascagempa NTT, Seskab Teddy: Tambahan 25 Ton Bantuan Dikirimkan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.53
Kemensos Mobilisasi Logistik dan Santunan Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.30