Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rakor di Manggarai, Wamensos Sampaikan Kesiapan Tangani Kebutuhan Darurat

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penanganan gempa bumi NTT di Posko Utama Kabupaten Manggarai, Minggu (16/8/2026). Rakor hybrid tersebut dihadiri pejabat DPR, Kemenko PMK, Kemendagri, PUPR, Kemensos, Kemenkes, BNPB, Basarnas, dan BUMN. Kepala BNPB Suharyanto melaporkan gempa utama magnitudo 7,7 dengan 995 gempa susulan hingga magnitudo 6,2. Hingga 16 Agustus 2026, enam kabupaten di Pulau Flores terdampak dengan 53 korban meninggal dunia (Manggarai 25, Manggarai Timur 20, Sikka 4, Ende 2, Manggarai Barat 1, Ngada 1) serta korban tambahan di Pulau Palue. Kerusakan mencatat 299 rumah rusak berat, 65 sedang, dan 50 ringan.

Kemensos mengaktifkan tiga gudang logistik di Kupang, namun distribusi tertunda akibat kapal tidak bisa berlayar. Sebagai alternatif, Kemensos melakukan pengadaan lokal di titik terdampak. Bantuan prioritas: bahan makanan, tenda, selimut, pakaian, serta kebutuhan perempuan dan anak-anak. Disiapkan 48 ton beras via Bulog. Dapur umum di Nagekeo, Sikka, dan Manggarai menargetkan 168.854 porsi selama tujuh hari. Santunan Rp15 juta telah disalurkan ke dua ahli waris teridentifikasi. Untuk wilayah sulit dijangkau, Kemensos akan berkoordinasi dengan BNPB untuk transportasi udara.

Sektor kesehatan: RSUD Manggarai rusak, Kemenkes akan mengirim rumah sakit lapangan via Hercules. Pemulihan listrik, BBM, dan jaringan komunikasi sedang dikoordinasikan oleh kementerian/lembaga dan BUMN terkait.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait