Golkar Buka Suara Usai Fahd A Rafiq Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, menyatakan partainya menghormati proses hukum terhadap Fahd A Rafiq yang ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9). Ia menunggu konstruksi kasus dari KPK terkait dugaan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor dan penerimaan lainnya. Golkar juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika kader terbukti bersalah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa Fahd ditangkap karena informasinya penting untuk mengungkap kasus rasuah. Dalam operasi tersebut, KPK juga menangkap 16 orang lain, termasuk pejabat dari Kementerian ATR/BPN dan Kepala Kantor Pertanahan di Bogor dan Tangerang.
KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk rupiah dan valas yang dibungkus dalam sekitar 20 koper. Perkiraan totalnya mencapai ratusan miliar rupiah. Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum para tersangkta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 September 2026 pukul 08.01
Profil Fahd Arafiq, Politikus Golkar yang Terjaring OTT KPK: Residivis Korupsi
JawaPos · 15 September 2026 pukul 00.16
KPK juga Tangkap Politikus Golkar Fahd A Rafiq dalam OTT Dirjen Kementerian ATR/BPN
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.05
KPK Gelar OTT BPN Kabupaten Bogor, Anak Buah Menteri ATR Ikut Terseret
kumparan · 15 September 2026 pukul 08.30
Yang Sudah Diketahui soal OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN
Berita terkait
Alasan KPK Tangkap Politikus Golkar Fahd A Rafiq di OTT BPN Bogor
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.07
Selain Fahd Arafiq, KPK juga Tangkap eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam OTT ATR/BPN
JawaPos · 15 September 2026 pukul 08.01
OTT KPK di BPN Bogor, 17 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Miliar Disita
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.47
Kepala Kantor Pertanahan Bogor dan Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.37