Golkar Respons Dugaan KPK soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menanggapi dugaan KPK terkait adanya "orang kepercayaan" Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam kasus suap di Kementerian ATR/BPN. Doli menyatakan informasi yang beredar masih berstatus dugaan awal dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK yang dianggap independen dan kredibel. Ia menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah serta menunggu bukti di persidangan terkait empat orang yang disebutkan sebagai "orang kepercayaan" Nusron Wahid. Doli juga menyarankan agar Nusron Wahid memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Sehingga Doli belum berkomunikasi langsung dengan Nusron Wahid. KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini, empat di antaranya diduga dekat dengan Nusron Wahid. Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan pemanggilan terhadap Nusron Wahid akan bergantung pada kebutuhan penyidikan ke depan. Pada hari yang sama, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Kementerian ATR/BPN, menyita dokumen dan bukti elektronik dari tiga ruangan Direktur Jenderal terkait kasus suap HGB PT Summarecon Agung Tbk, tanpa menyentuh ruang kerja Nusron Wahid.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 11.53
Nusron Dikaitkan dengan OTT KPK, Golkar: Itu Masih Dugaan
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.48
Nusron Wahid Tak Ada di Kantor Saat KPK Geledah Gedung ATR/BPN
JawaPos · 17 September 2026 pukul 13.15
KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Cari Bukti Dugaan Korupsi yang Libatkan Anak Buah Nusron Wahid
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 10.57
Orang Kepercayaan Nusron Wahid Jadi Tersangka, Istana: Prabowo Tak Mau Ikut Campur
Berita terkait
Waketum Golkar Tanggapi Dugaan KPK soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.23
Golkar Respons Dugaan KPK Soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
Golkar Hormati Proses KPK, Nusron Diminta Beri Klarifikasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
Bahlil: Kasus Korupsi Fahd Arafiq adalah Musibah bagi Golkar
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.18