Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Langkah Besar Mengatasi Persoalan Sampah di Jabar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia memulai pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek ini merupakan kerja sama (joint venture) antara badan usaha swasta nasional dan perusahaan asal Jepang. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date) pada tahun 2029 untuk mengatasi penumpukan sampah di Jawa Barat.
Selain mengolah sampah, TPPAS Legok Nangka akan mengubah limbah menjadi energi baru terbarukan, dengan kapasitas produksi listrik hingga 40 megawatt (MW). Pembangunan hingga operasional proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja, memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Proyek ini menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang akan dikembangkan di wilayah prioritas lain, seperti Bogor Raya, Depok, dan Bekasi Raya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.00
Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun di Legok Nangka Jabar
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 22.10
Proyek 'Sulap' Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 14.18
Pasar Jaya Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta Bebas Plastik Sekali Pakai
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.40
Dukung Pengelolaan Sampah, PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka
Berita terkait
Groundbreaking PSEL Legok Nangka Dimulai, PII Berkomitmen Dukung Keberhasilan Proyek
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 17.41
Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Jadi Langkah Besar Atasi Persoalan Sampah di Jabar
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 19.19
KDM Soroti 500 Ribu Warga Jabar Belum Nikmati Listrik: Birokrasi Harus Berbenah
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.40
81 Tahun Indonesia Merdeka, 500 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.12