Groundbreaking PSEL Legok Nangka Dimulai, PII Berkomitmen Dukung Keberhasilan Proyek
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Groundbreaking Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) hadir dalam acara yang menandai dimulainya pembangunan proyek strategis nasional ini, yang memanfaatkan teknologi waste-to-energy.
Proyek ini didukung oleh penjaminan pemerintah melalui Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dengan PT PII menandatangani perjanjian penjaminan pada April 2026. TPPAS Regional Legok Nangka memiliki kapasitas pengolahan sekitar 2.131 ton sampah per hari dan akan melayani enam wilayah di Jawa Barat, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah sampah dengan mengubahnya menjadi energi bersih. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus memproduksi energi listrik ramah lingkungan untuk mendukung bauran energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.00
Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun di Legok Nangka Jabar
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.40
Mangrove Buat Geger India, Terancam 'Digilas' Pembangunan Kota
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 02.30
Telan Rp7,2 T, PSEL Legok Nangka Siap Olah 2.000 Ton Sampah per Hari
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 22.10
Proyek 'Sulap' Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai
Berita terkait
Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Langkah Besar Mengatasi Persoalan Sampah di Jabar
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 19.45
23 Ribu Siswa di Jabar Jadi Sasaran Program Bijak Jajan Cinta Bumi 2026
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.13
Ada Dua Tahap, Waktu Groundbreaking Giant Sea Wall Tunggu Keputusan BOPPJ
kumparan · 15 September 2026 pukul 04.00
AHY Bocorkan Rencana Tanggul Laut 575 Km, Area Ini Jadi Prioritas
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 15.45