Grup chat seksual libatkan anak, Arifah minta lindungi identitas anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta masyarakat tidak melakukan penghakiman terhadap anak yang terlibat dalam dugaan grup chat seksual di ruang digital. Ia menekankan agar anak tetap dipandang sebagai korban yang perlu dilindungi, bukan disalahkan atau dipermalukan. Arifah juga mendesak agar identitas dan data pribadi anak tidak disebarkan, serta mendorong pencegahan paparan konten berbahaya dan pelaporan yang tepat melalui kanal resmi kepolisian.
Kasus ini telah dilaporkan ke Direktorat Siber Polda Metro Jaya pada 29 Agustus 2026, dan kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan jaringan pedofilia yang melibatkan anak. Kementerian PPPA menyatakan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, termasuk koordinasi antara Direktorat Siber dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak.
Arifah menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua, guru, sekolah, masyarakat, dan penyelenggara platform digital, untuk melindungi anak di ruang digital secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia meminta agar setiap temuan dugaan eksploitasi atau kekerasan seksual terhadap anak segera dilaporkan agar dapat ditangani dengan cepat, profesional, dan terpadu, sambil mengutamakan keselamatan, kerahasiaan identitas, dan pemulihan anak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 16.30
Ramai Grup WA Terindikasi Pedofilia-LGBT, Komisi VIII Tekankan Perlindungan Anak
Berita terkait
KPAI Pastikan Anak-Anak yang Ditangkap saat Demo 27 Agustus Sudah Dipulangkan
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 23.10
Heboh Grup Chat LGBT Sasar Pelajar di Jakarta, Polisi Selidiki
Detik.com · 1 September 2026 pukul 21.36
Waka Komisi VIII DPR Dorong Usut Dugaan Eksploitasi Anak Saat Ricuh 27 Agustus
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 08.38
Polda Metro Jaya Bantu 25 Anak Putus Sekolah yang Terlibat saat Demo DPR
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 22.27