Pakta Makkah 2026: Aliansi Pertahanan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 7 Agustus 2026, Turki, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama di Makkah (Pakta Makkah) untuk memperkuat kerja sama keamanan antara Asia Barat dan Asia Selatan. Kesepakatan ini memanfaatkan keunggulan masing-masing negara: Arab Saudi dengan sumber daya finansial, Pakistan dengan kemampuan militer dan daya tangkal strategis, serta Turki dengan industri pertahanan dan teknologi yang berkembang. Pakta Makkah tidak bertindak sebagai pengganti NATO, melainkan sebagai langkah Turki untuk mengurangi ketergantungan pada satu pusat kekuatan dengan memperluas jaringan keamanan ke berbagai negara. Menurut Dr Erdinç Özdemir dari Universitas Ankara, keberhasilan pakta ini bergantung pada pembangunan mekanisme kerja sama yang permanen dan efektif, termasuk dalam bidang pertahanan udara, rudal, sistem nirawak, dan keamanan siber.
Pakta Makkah juga mencerminkan strategi Turki untuk memperluas dan mendiversifikasi pilihan strategisnya, sekaligus tetap mempertahankan hubungan dengan Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan Iran. Kerja sama ini dapat mencakup penelitian dan pengembangan, berbagi teknologi, pembiayaan, dan produksi pertahanan bersama. Jika berhasil, pakta ini dapat memperkuat posisi Turki sebagai penghubung antara jaringan keamanan Euro-Atlantik, Asia Barat, dan Asia Selatan, sekaligus membentuk arsitektur keamanan regional yang lebih beragam dan fleksibel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.57
Membedah Pakta Makkah 2026, Komodifikasi Agama, dan Berakhirnya Era Pax Americana
Berita terkait
Pakistan, Arab Saudi dan Turki akan Berperan Konstruktif Menjaga Pertahanan Kawasan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.00
Hadapi Serangan Houthi, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Bahas Pengaktifan Perjanjian Mekkah
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 18.31
Houthi Peringatkan Turki dan Pakistan Tidak Dukung Arab Saudi dalam Perang di Yaman
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 19.29
"NATO Versi Islam" Terbentuk, 3 Negara Sepakat Lakukan Hal Ini
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 07.45