Houthi Peringatkan Turki dan Pakistan Tidak Dukung Arab Saudi dalam Perang di Yaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pejabat senior Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, memperingatkan Turki dan Pakistan agar tidak berintervensi untuk mendukung Arab Saudi dalam konflik di Yaman. Ia menyatakan kesepakatan pertahanan antara Riyadh, Ankara, dan Islamabad hanya bersifat simbolis, dan mengancam bahwa intervensi langsung akan menuntut 'harga yang mahal'. Peringatan ini muncul menyusul peningkatan ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi, serta kekhawatiran keterlibatan kekuatan regional dapat memperluas konflik di Timur Tengah. Meskipun Turki dan Pakistan telah memperkuat kerja sama pertahanan dengan Arab Saudi, belum ada konfirmasi intervensi militer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 21.08
Belum Kuasai Selat Hormuz, Trump Tolak Ajakan Arab Saudi Serang Houthi di Yaman
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.52
MBS Dua Kali Telepon Trump, Desak Serang Houthi di Yaman tapi Ditolak
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.30
Raksasa Nuklir Muslim Ultimatum Iran, Warning Negara Arab Mau Ngamuk
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.03
Diminta Putra Mahkota Arab Saudi untuk Serang Houthi, Trump Menolak!
Berita terkait
"NATO Versi Islam" Terbentuk, 3 Negara Sepakat Lakukan Hal Ini
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 07.45
Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Makkah, Negara Lain Bisa Gabung
kumparan · 1 September 2026 pukul 11.49
Pakta Makkah 2026: Aliansi Pertahanan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.38
Pakistan, Arab Saudi dan Turki akan Berperan Konstruktif Menjaga Pertahanan Kawasan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.00