Hadir Lewat Video, Camat Sikakap Dukung Yogi yang Jual Internet untuk Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yogi Gilang Arya (39), warga Desa Sikakap di Kepulauan Mentawai, didakwa karena menjual paket internet Starlink kepada masyarakat di wilayah pelosok. Kasus ini muncul setelah Yogi membeli perangkat internet satelit Starlink pada 2024 dan memasangnya di wisma orang tuanya. Karena jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut terbatas, Yogi memperluas jangkauan layanan dan mendirikan PT Mentawai Network Provider pada 2 Oktober 2025 untuk menyediakan akses internet kepada masyarakat. Namun, sejumlah perizinan pendukung lainnya masih dalam proses, sehingga Polres Kepulauan Mentawai menerbitkan Laporan Polisi Model A terkait dugaan usaha telekomunikasi tanpa izin. Yogi ditangkap dan ditahan pada 8 Juli 2026, dan kini kasusnya sedang diperiksa di Pengadilan Negeri Padang.
Dalam sidang perkara ini, Camat Sikakap Rosalinda Sibabalat memberikan dukungan langsung kepada Yogi melalui video yang diputar di depan majelis hakim. Rosalinda meminta hakim mempertimbangkan kontribusi Yogi selama ini terhadap masyarakat Sikakap dan berharap Yogi tetap diberi kesempatan untuk berkarya. Menurutnya, Yogi merupakan anak muda Sikakap yang memiliki kreativitas dan inovasi, terutama dalam membantu masyarakat memperoleh akses internet di tengah keterbatasan jaringan telekomunikasi. "Kami berharap Yogi bisa divonis bebas dan dilakukan pembinaan," katanya.
Tim penasihat hukum Yogi menghadirkan delapan saksi dari berbagai latar belakang, termasuk tenaga kesehatan, kepala sekolah, pegawai pelabuhan, wartawan, kontraktor, teknisi, kepala desa, dan kepala dusun, untuk mendukung kasusnya. Mereka memberikan testimoni tentang dampak positif yang ditimbulkan oleh layanan internet yang disediakan Yogi bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Bagikan
Berita terkait
Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Dibangun Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 00.11
Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT
kumparan · 4 September 2026 pukul 20.42
Rusia Kehilangan Seluruh 16 Satelit Terbaru, Ambisi Menyaingi Starlink Tersandung di Orbit
JawaPos · 4 September 2026 pukul 16.00
Pakar soal Kasus Yogi Jual Internet: Negara Dibantu, Sifat Melawan Hukum Hilang
kumparan · 4 September 2026 pukul 13.59