Hakim Nakal Meningkat, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran Pulihkan Kepercayaan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Temuan Komisi Yudisial (KY) menunjukkan lonjakan penjatuhan sanksi terhadap hakim nakal hingga 121 orang pada Semester I-2026, melonjak dari 49 orang pada periode yang sama tahun 2025. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai peningkatan ini dipicu oleh pelanggaran hukum acara dan manipulasi persidangan yang merusak keadilan publik.
Sahroni mendesak mutasi besar-besaran para hakim untuk mencegah praktik kesewenangan dan memulihkan kepercayaan publik. Ia berargumen bahwa kenaikan gaji saja tidak efektif jika mental dan integritas hakim tidak diperbaiki. Mutasi khususnya untuk hakim di Jakarta ke daerah dilihat sebagai solusi untuk menyegarkan lingkungan kehakiman.
KY juga menggandeng Polri dan KPK untuk menginvestigasi lebih lanjut terhadap para hakim yang terlibat pelanggaran etika, sebagai upaya penguatan pengawasan dan akuntabilitas kehakiman.
Bagikan
Berita terkait
Menghadirkan Moralitas ke Ruang Publik
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.05
Pemprov DKI Raih WTP ke-9 Berturut-turut, Pram: Jaga Kepercayaan Publik
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 10.59
Ketua KPK Wanti-wanti Pegawai Jaga Integritas Bukan Sekadar Slogan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Respons Surya Paloh Terkait Pidato Kenegaraan Prabowo, Singgung Optimisme
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.40