Komunikasi Jujur dan Objektif Jadi Kunci Pemerintah Mendapat Kepercayaan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Ujang Komarudin menyatakan pemerintah harus membangun komunikasi yang jujur, objektif, dan sederhana untuk mendapat kepercayaan publik. Menurutnya, tantangan utama adalah menjelaskan kondisi pemerintahan, program pemerintah, dan situasi negara secara transparan. Komunikasi yang berbasis kejujuran dan objektivitas membuat informasi lebih dapat dipercaya, sementara komunikasi tidak objektif justru merugikan pemerintah. Pemerintah memiliki banyak program prioritas yang memberikan manfaat, namun masih ada kekurangan yang menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, tim komunikasi pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka terhadap kritik yang muncul.
Bagikan
Berita terkait
Pengamat Blak-blakan: Kepercayaan Publik ke Jokowi Mulai Memudar, PSI Kena Dampaknya
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 08.10
Curhat Peserta: 'Digantung' Puluhan Lamaran Kerja, Menyelang dengan Magang Nasional
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 07.30
Ahli Komunikasi: Sindiran Prabowo ke Pakar Tak Diterima Sama oleh Publik
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.15
5 Program Prioritas Jadi Penggerak Pemulihan Sektor Pendidikan Pascabencana
Detik.com · 23 September 2026 pukul 19.13