Halaqah Alim Ulama Minta NU Tetap Independen dan Jangan Jadi Alat Politik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Halaqah Alim Ulama Pengasuh Pondok Pesantren di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, menyampaikan tiga poin utama: NU harus tetap independen dari politik, berakar pada jamaah, dan menjaga khittah sebagai organisasi sosial keagamaan. Para ulama meminta PBNU dan pengurus NU tidak mudah terbawa arus kepentingan, serta menjaga jarak etis dengan kekuasaan. KH Ubaidillah Sodaqoh menekankan pentingnya NU tidak dijadikan alat politik demi mashlahatul ummah. KH Ahmad Subakir menyatakan lima poin pemikiran utama, termasuk NU sebagai Himayatul Ummah wa Harokah al-Jam'iyyah, pesantren sebagai pusat tradisi keilmuan, dan kepemimpinan berbasis spiritual serta akhlakul karimah.
Bagikan
Berita terkait
PBNU Targetkan DPT Muktamar ke-35 Rampung Akhir Pekan Ini
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.02
Survei PPI: Mayoritas Warga NU Ingin Organisasi Fokus Urusan Agama dan Umat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.44
Gus Lilur Minta Jangan Bawa-bawa Nama Presiden untuk Intervensi Muktamar NU
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.04
Diminta Kembali ke Khittah, PBNU Diminta Tak Cawe-cawe Politik
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 23.24