Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hamas Sambut Baik Seruan Presiden Trump untuk Mengakhiri Serangan Terhadap Gaza

Hamas menyambut baik seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Israel menghentikan serangan terhadap Jalur Gaza. Dalam pernyataannya, juru bicara Hamas Hazem Qassem menyatakan dukungan terhadap komitmen Trump untuk gencatan senjata, sekaligus mendesak pemerintah AS untuk menekan Israel agar mematuhi kesepakatan untuk memulai tahap kedua dari Rencana Perdamaian Gaza. Pernyataan ini muncul di tengah pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel, termasuk serangan udara, penembakan artileri, dan tembakan senjata api, yang masih menyebabkan korban warga Palestina di Gaza hampir setiap hari.

Presiden Trump menyatakan bahwa Israel seharusnya tidak melakukan serangan di Gaza, dan menegaskan bahwa Hamas telah setuju untuk meletakkan senjata jika Israel memenuhi kewajibannya berdasarkan rencana perdamaian tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa Washington memiliki saluran komunikasi terpisah dengan Hamas, dan yakin bahwa Hamas pada akhirnya akan menyerahkan senjatanya. Upaya ini bertujuan untuk mengimplementasikan rencana perdamaian Gaza ala Trump, yang mencakup pelucutan senjata Hamas dan penarikan militer Israel dari wilayah kantong Palestina.

Sementara itu, media Palestina WAFA melaporkan bahwa jumlah korban jiwa akibat konflik Israel di Gaza telah mencapai 73.399 orang, dengan 174.310 orang luka sejak 7 Oktober 2023. Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025, korban tewas mencapai 1.265 orang, luka 4.198 orang, dan 813 jenazah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait