Hamas Soal Kesepakatan Gaza: Bukan Penyerahan, Tapi Pengumpulan Senjata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hamas menyatakan kesepakatan gencatan senjata Gaza yang baru diumumkan hanya mencakup pengumpulan senjata berat, bukan penyerahan atau perlucutan senjata. Perwakilan Hamas di Iran, Khaled Qaddoumi, menegaskan bahwa pengumpulan senjata dilakukan di bawah otoritas administratif Palestina, bukan pihak lain. Kesepakatan itu disebut sebagai proses bertahap yang dipimpin Palestina, dengan syarat Israel memenuhi kewajibannya terlebih dahulu.
Menurut Qaddoumi, kesepakatan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump itu mengatur inventarisasi dan penyimpanan senjata berat, lokasi produksi militer, gudang senjata, dan infrastruktur terowongan di bawah Komite Nasional Palestina, sementara pasukan Israel menarik diri secara bertahap. Hamas menegaskan tidak ada ketentuan senjata yang bisa diterapkan kecuali Israel memenuhi kewajiban, termasuk penarikan pasukan, pembukaan perlintasan, masuknya bantuan kemanusiaan, dan penghentian total genosida.
Qaddoumi juga menepis kekhawatiran bahwa langkah ini melemahkan kemampuan Gaza membela diri. Ia menegaskan perlawanan adalah hak inheren rakyat Palestina, dan pengumpulan senjata bukan pelepasan senjata atau kemunduran dari konsep perlawanan. Tel Aviv belum berkomentar secara terbuka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.16
Liga Arab Peringatkan Israel Tak Boleh Diizinkan Perluas Pendudukan Jalur Gaza
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 03.30
Mengapa Israel Tidak Senang dengan Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas?
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 15.58
Israel serang Gaza lagi meski sepakat lanjutkan gencatan senjata
Berita terkait
Menantu Trump Jared Kushner Lobi Israel untuk Rencana Perdamaian Gaza
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.28
72% Warga Palestina Tolak Pelucutan Senjata Hamas sebelum Penarikan Penuh Israel
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.28
Netanyahu Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.34
Qatar Serukan Dunia Tekan Israel yang Ogah Setop Serangan di Gaza
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.07