Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Kebutuhan Naik, Begini Strategi Menjaga Gizi Keluarga dengan Anggaran Terbatas

Tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok membuat masyarakat semakin selektif dalam pengeluaran rumah tangga. Kualitas gizi berisiko dikorbankan saat keluarga menyesuaikan anggaran. Menurut I Dewa Gede Karma Wisana, Kepala Lembaga Demografi UI, pendapatan rendah (kuintil satu) menghabiskan 63,2% untuk pangan, sementara pendapatan tinggi (kuintil lima) hanya 40,5%. Data Susenas 2024-2025 menunjukkan tambahan belanja nonmakanan 5,98% lebih tinggi daripada makanan 3,16%. Masyarakat sering menukar pembelian makanan dengan kebutuhan nonmakanan seperti bahan bakar, memilih makanan yang lebih sederhana untuk menjaga nutrisi tetap optimal.

Berita terkait