Hashim Bantah Indonesia Kelam dan Gelap, Ini Buktinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, membantah narasi 'Indonesia Gelap' yang beredar di media sosial. Ia menegaskan Indonesia memiliki masa depan cerah berdasarkan fakta pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik luar negeri yang netral, serta keunggulan demografi dan geografi.
Bukti utama yang dipaparkan adalah pencapaian swasembada beras yang terealisasi tiga tahun lebih cepat dari target 2029. Saat ini, stok beras pemerintah mencapai 5,3 juta ton. Keberhasilan ini didorong oleh kebijakan insentif berupa kenaikan harga pembelian beras petani sebesar 50% (dari Rp4.000 menjadi Rp6.500 per kg) dan pemotongan biaya pupuk sebesar 20%, yang meningkatkan taraf hidup 120 juta masyarakat di sektor pertanian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 12.01
Hashim Bantah Indonesia Gelap, Pamer Swasembada Beras-Kesejahteraan Naik
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.29
Pemerintah Klaim BBM Indonesia Paling Murah, RON 92 Singapura Bikin Geleng-geleng
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 09.20
IHSG Dibuka Menguat 0,30%, Naik ke Level 6.055,26
Berita terkait
Indonesia Kini Peringkat 7 Produsen Kakao Dunia, Pemerintah Genjot Peremajaan Lahan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 17.15
Burhanuddin Abdullah Sebut Perlu Cara Baru buat Kejar Target Ekonomi 8%
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 11.25
Studi: Cuaca Makin Panas, Pendapatan UMKM Indonesia Merosot
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.30
Profil Dua Wamenkeu Baru: Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Amman
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.35