Heboh Ramai Tambang Emas Ilegal di Sulawesi Utara, ESDM Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengakui maraknya tambang emas ilegal di Sangihe, Sulawesi Utara. Tim penegakan hukum akan turun ke lapangan minggu depan untuk koordinasi dengan Pemda. Aksi penindakan diimbau agar tidak mengganggu ekonomi warga lokal. Aktivitas PETI tidak dapat dihitung secara pasti karena bersifat dinamis. Dugaan keterlibatan investor asing masih dalam penyelidikan. PT Tambang Mas Sangihe (TMS) menyatakan penambangan liar menguasai emas senilai Rp 200 miliar dalam 5-6 bulan terakhir tanpa membayar pajak. Penambangan ilegal menggunakan 20-50 ekskavator serta truk, sebagian emas diangkut keluar negeri. PT TMS telah mengucurkan investasi Rp 200 miliar untuk pengembangan dan Rp 30 miliar untuk persyaratan izin, namun belum dapat beroperasi. Jika izin diterbitkan, perusahaan siap menyerapkan Rp 1 triliun pajak pada tahun kedua dan ketiga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 09.19
Emas Antam Naik Rp 6.000 Jadi Rp 2,58 Juta/Gram, di Galeri24 Turun Rp 5.000
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.52
Harga Emas Antam Turun Sedalam Ini Sepekan
Berita terkait
ESDM Bongkar Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 22 WNA China Ditahan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 14.30
Harga Emas Antam Makin Menciut!
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.44
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.576.000/Gram, Galeri24 di Rp 2.515.000/Gram
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.22
Airlangga Ungkap Pajak Perhiasan Bakal Berubah, Ini Bocorannya
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.30