Hilirisasi Dikebut, Pemerintah Minta Danantara Percepat Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendorong Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mempercepat investasi proyek hilirisasi pertambangan. Deputi Bidang Energi Sumber Daya Mineral Elen Setiadi menekankan pentingnya menciptakan keseimbangan pasokan dan permintaan komoditas pertambangan, sekaligus memanfaatkan cadar batubara di Sumatera Selatan yang mencapai sekitar 1 miliar ton untuk produksi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG. Danantara saat ini menggarap 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan total nilai investasi Rp225 triliun, yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja. Proyek-proyek ini dilaksanakan dalam dua fase, dengan fase pertama yang sudah diluncurkan pada Februari 2026 meliputi enam proyek prioritas bernilai Rp109 triliun, dan fase kedua yang dimulai April 2026 mencakup 10 proyek prioritas bernilai Rp116 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.00
Rosan Sudah Temui Calon Investor PFII dari Asia, Masih Incar yang Lain
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.48
Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.14
Rosan Patok Target Investasi 2027 Tembus Rp2.322 Triliun
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.06
Danantara Berhasil Buktikan Kinerja, Pesimisme Berubah Jadi Optimisme
Berita terkait
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam, Bahas Investasi hingga Hilirisasi
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 16.30
Potensi Besar! 2 Daerah Ini Jadi Basis Perubahan Batu Bara Jadi Bensin
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.20
Target Pertumbuhan RI 2027 6%, Airlangga: Ini PR-nya Menteri Investasi
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.52
Investasi Tumbuh, Danantara Perkuat Dampak Ekonomi Nasional secara Terukur
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.09