Himanu: Jika Politik Uang Terbukti, Hasil Muktamar NU Bisa Dianulir!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (Himanu) Taufik CH menyatakan bahwa hasil Muktamar ke-35 NU dapat dianulir jika terbukti adanya praktik politik uang yang melanggar hukum. Pernyataannya disampaikan saat menjawab pertanyaan moderator Miftahul Ulum dalam live event pemilihan Ahwa, Rais Aam, dan Ketua Umum PBNU yang digelar di Pondok Pesantren Al Maliki 2 Bahrul Ulum, Jombang, pada Sabtu 29 Agustus 2026.
Taufik menjelaskan bahwa sanksi bagi calon yang terlibat politik uang dapat mencakup diskualifikasi. Ia menekankan bahwa praktik ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pendekatan kepada para pemilih atau muktamirin jauh sebelum pelaksanaan muktamar. "Money politik ini kan tidak ujug-ujung, tapi by process, jauh sebelum muktamar," ujurnya.
Untuk mengungkap dugaan politik uang, Taufik meminta agar fakta dan bukti dikumpulkan secara serius. Ia menyebutkan bahwa rekaman video dan dokumen dapat menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan terhadap pelanggaran tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 10.41
Cak Imin Ngamuk di Momen Muktamar NU: Kegagalan Lima Tahun Terakhir Ini...
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.39
Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 10.34
Selawat Asyghil di Tengah Dinamika Pleno I Muktamar Ke-35 NU
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.59
3 Dalang di Muktamar NU: Gus Ipul, Nusron, dan Muhaimin
Berita terkait
Ma’ruf Amin Minta Pemilihan AHWA Muktamar NU Tak Berdasarkan Pesanan
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.51
Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 19.41
Nasaruddin Diisukan Mundur Jelang Muktamar, Kemenag Sebut Hoax
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Gus Yahya di Muktamar NU: Semoga 5 Tahun Lagi Dibuka Presiden Prabowo Lagi
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 17.13