Houthi Ancam Serang Kepentingan AS Jika Ikut Campur Dukung Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengancam menyerang kepentingan AS di Timur Tengah jika Washington berintervensi dalam konflik Yaman. Houthi berhasil menguasai Selat Bab al-Mandab, jalur pelayaran strategis menuju Laut Merah dan Terusan Suez, setelah menindas kembali pasukan Saudi di pesisir Laut Merah. Arab Saudi meminta bantuan militer dari AS dan internasional. Houthi menyatakan akan menutup Bab al-Mandab untuk kapal AS dan menargetkan semua kepentingan Amerika. Serangan terbaru Houthi menewaskan 10 orang di Taiz dan Al-Jawf, Yaman. PBB memproyeksikan pengungsi Yaman bisa mencapai 230.000 orang dalam beberapa bulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.12
Raja Salman Kecam Serangan ke Mekkah, Sebut Houthi Teroris
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 15.25
Houthi Tembak Jatuh Drone Wing Loong 2 Milik Saudi Senilai Rp35 Miliar
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.40
Raksasa NATO Turun ke 'Gerbang' Yaman, Siap Tangkal Serangan Houthi
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 10.01
Arab Saudi Ngamuk, Bombardir Mokha Yaman, 6 Orang Tewas
Berita terkait
AS Tegaskan tak Bernegosiasi dengan Houthi meski Ada Kontak Keamanan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.42
AS tak Bantu Langsung Arab Saudi Lawan Houthi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.29
Rudal Saudi Gempur Pelabuhan Mokha di Yaman, 6 Orang Tewas
Detik.com · 22 September 2026 pukul 09.12
Ancam Hancurkan Ekonomi Saudi, Houthi: Riyadh dan Tentara Bayarannya Harus Petik Pelajaran
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 15.14