Houthi Klaim Merudal Pangkalan Militer Arab Saudi, Pertempuran Makin Berkobar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi Yaman mengklaim menyerang pangkalan militer di Arab Saudi bagian selatan menggunakan drone dan rudal pada Minggu (13/9/2026). Serangan menyasar depot senjata dan pusat komando di pangkalan Sharurah. Pertempuran meningkat dengan dukungan Iran bagi Houthi dan Arab Saudi bagi pasukan Yaman, memicu evacuasi warga sipil. Pada Sabtu, pasukan Yaman menyerang basis di Mocha dan posisi di wilayah barat daya. Angkatan Udara Yaman menargetkan posisi Houthi di Taiz tiga kali. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman meminta serangan AS terhadap Houthi, yang ditolak. Houthi kontrol Selat Bab al-Mandab, penting untuk ekspor minyak Arab Saudi setelah Iran blokade Teluk. Khawatiran pasokan energi global meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.25
Houthi Kembali Serang Arab Saudi, 2 Orang Terluka
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.03
Diminta Putra Mahkota Arab Saudi untuk Serang Houthi, Trump Menolak!
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 10.20
Houthi Serang Pangkalan Militer di Barat Daya Arab Saudi
Berita terkait
Pangeran Mohammed bin Salman Minta Bantuan AS untuk Serang Houthi, tapi Amerika Menolak
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 07.37
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Houthi Rebut Kota Strategis al-Makha, Pukulan Telak bagi Pasukan Yaman yang Didukung Arab Saudi
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 18.20