Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dengan ancaman serius bagi pasokan energi global. Arab Saudi dilaporkan terhimpit akibat serangan kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran di Yaman. Situasi ini memaksa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menghubungi Presiden AS Donald Trump secara langsung untuk meminta bantuan militer. Menurut laporan Reuters, MBS melakukan setidaknya dua panggilan telepon dengan Trump guna mendesak intervensi militer langsung terhadap basis Houthi, terutama setelah pasukan Houthi berhasil menguasai Pulau Perim di Selat Bab el-Mandeb yang strategis. Namun, Trump menolak permintaan intervensi militer langsung dan hanya menawarkan dukungan intelijen serta penentuan target. Bagi Arab Saudi yang bergantung pada rute Laut Merah setelah penutupan Selat Hormuz akibat konflik dengan Iran, penguasaan Selat Bab el-Mandeb oleh Houthi berpotensi mengancam kedua koridor energi krusial. Ancaman ini juga menciptakan tekanan politik bagi Trump, yang menghadapi penurunan popularitas akibat kenaikan harga minyak dan bensin di AS menjelang pemilihan paruh waktu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 11.19
Houthi Klaim Merudal Pangkalan Militer Arab Saudi, Pertempuran Makin Berkobar
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 08.14
Blokade Houthi Guncang Pasokan Energi Global, Harga Minyak Lampaui USD100 per Barel
Detik.com · 12 September 2026 pukul 22.23
Janji Trump ke Arab Saudi Usai Tolak Serang Houthi
Berita terkait
Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.10
Pakar Militer Ini Sebut Arab Saudi dan Turki Tak Bisa Andalkan Aliansi Tradisional Pimpinan AS
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 03.30
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Donald Trump Prediksi Perang dengan Iran Berakhir Usai Pemilu AS
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.14