Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dengan ancaman serius bagi pasokan energi global. Arab Saudi dilaporkan terhimpit akibat serangan kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran di Yaman. Situasi ini memaksa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menghubungi Presiden AS Donald Trump secara langsung untuk meminta bantuan militer. Menurut laporan Reuters, MBS melakukan setidaknya dua panggilan telepon dengan Trump guna mendesak intervensi militer langsung terhadap basis Houthi, terutama setelah pasukan Houthi berhasil menguasai Pulau Perim di Selat Bab el-Mandeb yang strategis. Namun, Trump menolak permintaan intervensi militer langsung dan hanya menawarkan dukungan intelijen serta penentuan target. Bagi Arab Saudi yang bergantung pada rute Laut Merah setelah penutupan Selat Hormuz akibat konflik dengan Iran, penguasaan Selat Bab el-Mandeb oleh Houthi berpotensi mengancam kedua koridor energi krusial. Ancaman ini juga menciptakan tekanan politik bagi Trump, yang menghadapi penurunan popularitas akibat kenaikan harga minyak dan bensin di AS menjelang pemilihan paruh waktu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait