Hukum Harus Tegas, Diskriminasi Harus Ditolak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

22 penumpang asal China ditolak boarding di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, karena diduga mengikuti selebriti China ke area terbatas dan tak mematuhi prosedur keamanan. Otoritas bandara berhak menegakkan aturan demi keselamatan penerbangan. Namun, kasus ini membesar setelah beredar video petugas keamanan diduga melakukan gestur menghina etnis Tionghoa, mengubah isu keamanan menjadi tuduhan diskriminasi rasial.
Prinsip penegakan hukum tegas tanpa penghinaan identitas berlaku universal. Selandia Baru pernah mengalami kontroversi serupa saat ada pernyataan "go back to your country" kepada anggota parlemen, yang dianggap mempertanyakan hak seseorang berdasarkan latar belakang etnis. Indonesia juga masih menghadapi masalah serupa, seperti penggunaan kata "sipit" sebagai ejekan terhadap warga keturunan Tionghoa. Penegakan hukum harus tegas, tetapi tidak boleh berubah menjadi penghinaan terhadap identitas seseorang.
Bagikan
Berita terkait
China Kirim 2 Panda Raksasa ke AS
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 15.05
Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar Kawasan Bukit Soeharto di IKN
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 06.40
Trump Tolak Usulan Gencatan Senjata 7 Hari dari Iran, Ada Skenario Perang Besar
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 04.40
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ahmad Sahroni: Kalau Ditemukan Unsur Pidana, segera Copot!
JawaPos · 25 September 2026 pukul 19.15