Trump Tolak Usulan Gencatan Senjata 7 Hari dari Iran, Ada Skenario Perang Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu satu minggu. Usulan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi beberapa hari setelah Trump mengancam akan 'memusnahkan' Iran dalam pidatonya di depan Majelis Umum PBB. Menurut laporan The Wall Street Journal, penolakan Trump datang hanya beberapa jam setelah Iran mengajukan peta jalan baru untuk normalisasi lalu lintas maritim di Selat Hormuz, jalur yang dilalui seperlima pasokan minyak dan gas alam dunia. Iran menuntut pencairan aset senilai USD12 miliar, pencabutan sanksi minyak, dan pengakhiran blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran. Araghchi menyatakan bahwa negosiasi mengenai 'kesepakatan akhir' dapat dimulai pada hari ketujuh setelah syarat-syarat AS dipenuhi dalam empat atau lima hari. Pemerintah AS belum memberikan tanggapan terbuka terhadap rencana tersebut. Trump diketahui sangat skeptis terhadap Iran dan telah menolak berbagai upaya diplomasi sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 September 2026 pukul 00.23
Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran untuk Buka Selat Hormuz
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.19
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
kumparan · 27 September 2026 pukul 04.00
Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS
Detik.com · 27 September 2026 pukul 01.58
Di Forum PBB, Rusia Nyatakan Siap Bantu Jaga Stabilitas Selat Hormuz
Berita terkait
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, Sebut Teheran Kalah Sangat Parah
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 06.21
Trump Akan Bombardir Iran setelah Pemilu Sela
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 13.46
Presiden Iran Balas Pidato Trump di PBB: Kami Tak Akan Bertekuk Lutut
Detik.com · 23 September 2026 pukul 23.58