I Wayan Sudirta Dorong Evaluasi Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Penguatan PPHN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Badan Pengkajian MPR RI, I Wayan Sudirta dari PDIP, menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia. Hal ini disampaikannya setelah menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah dan Desa' di Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (31/8/2026). Wayan Sudirta menyatakan bahwa Indonesia tertinggal dalam pengembangan desentralisasi dan otonomi daerah dibandingkan banyak negara lain yang terus memperkuat pemerintahan daerah. Namun, ia menegaskan bahwa tidak dapat disimpulkan bahwa praktik desentralisasi selama ini gagal, melainkan dinamika yang ada menunjukkan perlunya evaluasi desain hubungan pusat-daerah.
Sebagai respons, Badan Pengkajian MPR RI menggelar FGD di berbagai daerah untuk mengumpulkan masukan dari akademisi dan pakar mengenai efektivitas sistem yang sedang berjalan. Fokus utama kajian adalah menilai kecukupan desain konstitusi saat ini dalam mengakomodasi kepentingan daerah, menjaga persatuan nasional, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Wayan Sudirta juga menyinggung pertanyaan apakah konstitusi masih relevan atau perlu revisi, mengingat sebagian besar kebijakan mungkin sudah tidak lagi optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.23
MPR Dorong Evaluasi Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Penguatan PPHN
Berita terkait
Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.41
Pemerintah Siapkan 'Grand Design' Baru Otonomi Daerah, Rampung 2026
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.11
30 Tahun Otonomi, 86% Daerah RI Belum Mandiri Fiskal
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.00
MPR Kaji Penguatan Otonomi Daerah dan Desentralisasi Melalui FGD
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.53