IAEA Temukan Pembangunan Reaktor Nuklir yang Tidak Dilaporkan di Suriah Era Assad Hampir Rampung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menemukan reaktor nuklir yang tidak dilaporkan di Suriah hampir selesai dibangun pada era Bashar al-Assad. Kepala IAEA, Rafael Grossi, menyatakan reaktor tersebut efisien untuk memproduksi bahan fisil senjata nuklir dan hampir rampung. IAEA mengunjungi dua lokasi, termasuk Deir Ezzor, serta menemukan pabrik bahan bakar nuklir dan 73 ton logam uranium alam. Pemerintahan sebelumnya diduga melakukan ledakan untuk menghambat penyelidikan. Grossi memuji keputusan Damaskus melaporkan lokasi rahasia sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 08.20
73 Ton Uranium Ditemukan di Reaktor Rahasia Suriah, Assad Nyaris Punya Senjata Nuklir
Berita terkait
IAEA Temukan Material Nuklir di Suriah
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Benarkah Assad Wariskan Berton-ton Material Nuklir di Suriah?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.18
Menlu al-Shaibani Tegaskan Komitmen Suriah Terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.00
PBB Temukan Berton-ton Material Nuklir di Suriah, Peninggalan Assad?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.31