73 Ton Uranium Ditemukan di Reaktor Rahasia Suriah, Assad Nyaris Punya Senjata Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Reaktor nuklir berbobot 73 ton di Suriah yang hampir selesai dibangun secara rahasia pada masa pemerintahan Bashar al-Assad dapat memproduksi material fisil yang berpotensi digunakan untuk senjata nuklir. Kepala IAEA Rafael Grossi mengkonfirmasi bahwa pemerintahan sebelumnya melakukan aktivitas nuklir rahasia dan tidak ingin dunia mengetahui reaktor tersebut. Reaktor berteknologi khusus sangat efisien dalam memproduksi bahan bakar berbahaya. Program nuklir Suriah yang dikembangkan dengan bantuan Korea Utara di Provinsi Deir ez-Zor belum pernah dideklarasikan secara resmi. Setelah Assad digulingkan pada Desember 2024, pemerintahan baru Suriah bersedia memberikan akses kepada inspektur IAEA untuk memeriksa lokasi yang diduga fasilitas nuklir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 08.00
IAEA Temukan Pembangunan Reaktor Nuklir yang Tidak Dilaporkan di Suriah Era Assad Hampir Rampung
Berita terkait
Merespons Kecaman Kelompok HAM, Suriah Bela Vonis Mati terhadap Bashar al-Assad
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 09.11
Mantan Presiden Dijatuhi Hukuman Mati, Digulingkan di Serangan Kilat
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.00
Mantan Presiden Dijatuhi Hukuman Mati, Digulingkan Serangan Kilat
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.00
Siapa Atef Najib? Sepupu Bashar al-Assad yang Picu Perang Saudara selama 14 Tahun
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 04.40