IBCSD & RTL Dorong Kolaborasi untuk Akeselerasi Ekonomi Sirkular di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) menjadi prioritas dalam Rencana Aksi Nasional Ekonomi Sirkular Indonesia 2025-2045 dengan kontribusi 1,3% PDB pada 2023. Namun, tingkat daur ulang limbah tekstil hanya mencapai 12% berdasarkan baseline 2023. Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) berkolaborasi dengan Rantai Tekstil Lestari (RTL) menyelenggarakan Roundtable Discussion untuk mempercepat ekonomi sirkular di rantai nilai TPT. Forum ini menyisipkan pelaku dari manufaktur, brand, pengumpul, pendaur ulang, penyedia solusi, lembaga riset, asosiasi industri, hingga pemerintah. Direktur Eksekutif IBCSD Dr. Indah Budiani menyatakan ekonomi sirkular membutuhkan pendekatan menyeluruh dan koordinasi antar pelaku serta infrastruktur daur ulang harus diperkuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.45
Botol Plastik Disulap Jadi Kain, PURANA Dorong Fashion Berkelanjutan
Berita terkait
Bank Mandiri Taspen-ITB kembangkan ekonomi sirkular bagi pensiunan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 20.24
UMB dan Bank Sampah Anggrek Ceria Terapkan Inovasi Sistem Real-Time dan Ubah Botol Plastik Menjadi Souvenir
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 20.20
Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi untuk Percepat Ekonomi Sirkular di Indonesia
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.51
Sampah Ditukar Oli, Warga Gang Hijau Cemara Bangun Ekonomi Sirkular Bersama Pertamina Lubricans
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 11.47