Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IEU-CEPA Berlaku Januari 2027, Mendag Langsung Bidik Target Besar Ini

Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan ekspor Indonesia ke Uni Eropa dapat meningkat hingga dua kali lipat setelah IEU-CEPA mulai berlaku pada Januari 2027. Target ini didorong oleh produk manufaktur padat karya seperti pakaian jadi, tekstil, alas kaki, dan elektronik. Pemerintah akan mempercepat proses ratifikasi setelah kesepakatan ditandatangani, yang diharapkan terjadi pada akhir Oktober 2026, sehingga ratifikasi dapat selesai dalam satu hingga dua bulan berikutnya.

IEU-CEPA akan memberikan akses pasar yang lebih luas dengan penghapusan tarif bea masuk untuk sebagian besar produk ekspor Indonesia ke Uni Eropa, dengan 90% tarif langsung menjadi 0% dan sisanya akan berkurang secara bertahap. Indonesia dan Uni Eropa juga akan membentuk joint task force untuk mengatasi hambatan implementasi.

Meski optimis, pemerintah mengingatkan bahwa eksportir tetap harus mematuhi regulasi Uni Eropa di luar IEU-CEPA, seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) untuk komoditas seperti minyak sawit dan kopi, serta Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) untuk baja. Kedua regulasi ini berlaku untuk semua negara, bukan hanya Indonesia. Pemerintah telah melakukan sosialisasi terkait EUDR selama tiga tahun terakhir bersama eksportir.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait