Impor Baja-Mainan Anak Bakal Diverifikasi Surveyor Terakreditasi, Jamin Kualitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Asiatrust Technovima Qualiti (ATQ) resmi menerapkan sistem Verifikasi Penelusuran Teknis Impor (VPTI) sejak 31 Juli 2026. Sistem ini memastikan barang impor yang masuk ke Indonesia sesuai standar kualitas, kuantitas, dan harga berlaku. Direktur Utama PT ATQ, Gundawa, menjelaskan bahwa sistem ini mencegah praktik penggelembungan volume dan penurunan spesifikasi barang impor.
PT ATQ melakukan inspeksi terhadap tujuh komoditas, yaitu besi baja, barang elektronik, makanan dan minuman, mainan anak, plastik hilir, dan hortikultura. Inspeksi dilakukan berdasarkan standard operating procedure (SOP) yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Seluruh proses inspeksi mengacu pada regulasi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 16 Tahun 2021.
Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menegaskan pentingnya verifikasi impor untuk menjaga keamanan manusia, tumbuhan, dan lingkungan di Indonesia. Pemerintah menugaskan lembaga surveyor yang kompeten dan terakreditasi guna memastikan barang impor tidak membahayakan dan sesuai persyaratan yang berlaku.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Ekspor Vaksin Hewan Perdana Ke Afrika, Nilai Perdagangan Tembus Rp 1,9 Miliar
JawaPos · 25 September 2026 pukul 16.30
Klaim Dugaan Kehilangan Rp 600 Triliun dari Under-Invoicing CPO Perlu Pembuktian
JawaPos · 25 September 2026 pukul 08.45
Ketika Asia Menjadi Penyeimbang: Amerika, China, dan Masa Depan Tatanan Dunia
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.26
Bakal Panas? 6 Isu Dibahas Trump dan Xi Jinping di AS Hari Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.10