Incar Ekspor Rp106 T, Bos Pengusaha Mebel Ucap Ogah Dimanja Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri mebel dan kerajinan Indonesia menetapkan target ekspor US$6 miliar (Rp106 triliun dengan kurs Rp17.800/USD) pada 2031, dengan ambisi mencapai US$25 miliar pada 2045. Untuk mencapai target ini, sektor harus beralih dari produksi barang menuju pengembangan desain, inovasi, merek, dan peningkatan nilai tambah. Kesempatan kerja sama antara Pemerintah dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dibentuk task force untuk mempercepat ekspor melalui business matching, penguatan informasi pasar, dan pemanfaatan jaringan Atase Perdagangan serta ITPC. Pemerintah tidak memberikan perlakuan khusus, melainkan fokus pada akses pasar dunia yang terbuka dan kebijakan perdagangan yang sehat.
Bagikan
- ekspor mebel
- industr ikerajinan
- target ekspor 2031
- kerja sama pemerintah-umat industri
- task force ekspor
Berita terkait
Resmi Pimpin HIMKI Lagi, Ini 6 Jurus Abdul Sobur Kejar Ekspor US$6 M
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.50
KPK Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Sebagai Saksi Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 13.15
Pramono: 34 Potensi Kebakaran Berhasil Dicegah di Jakarta
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 13.13
Tersandung Kasus KDRT, Anggota DPRD Kota Kupang Diberhentikan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 13.12