Incar Ekspor Rp106 T, Bos Pengusaha Mebel Ucap Ogah Dimanja Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri mebel dan kerajinan Indonesia menetapkan target ekspor US$6 miliar (Rp106 triliun dengan kurs Rp17.800/USD) pada 2031, dengan ambisi mencapai US$25 miliar pada 2045. Untuk mencapai target ini, sektor harus beralih dari produksi barang menuju pengembangan desain, inovasi, merek, dan peningkatan nilai tambah. Kesempatan kerja sama antara Pemerintah dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dibentuk task force untuk mempercepat ekspor melalui business matching, penguatan informasi pasar, dan pemanfaatan jaringan Atase Perdagangan serta ITPC. Pemerintah tidak memberikan perlakuan khusus, melainkan fokus pada akses pasar dunia yang terbuka dan kebijakan perdagangan yang sehat.
Bagikan
- ekspor mebel
- industr ikerajinan
- target ekspor 2031
- kerja sama pemerintah-umat industri
- task force ekspor
Berita terkait
Komisi XIII Tagih Penjelasan Unhan Soal Aturan Lepas Jilbab
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 20.45
Warga Keluhkan Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Pemda DIY-BPS Konsolidasi Data
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.42
BI Ungkap Kredit Macet UMKM Tembus 5,6%, di Atas NPL Nasional
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.37
Bocah 7 Tahun di Dairi Diduga Disiksa Bibinya, Alami Luka di Wajah hingga Kaki
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.32