Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

India Tuduh Facebook Mempermalukan PM Modi, Mark Zuckerberk Didesak Minta Maaf

Komite Parlemen India untuk Komunikasi dan Teknologi Informasi memberikan waktu tiga hari kepada CEO Meta, Mark Zuckerberg untuk menyampaikan permintaan maaf atas pemblokiran sementara unggahan Perdana Menteri Narendra Modi di Facebook pada 23 Juli. Pemblokiran tersebut dilakukan terkait kebocoran soal ujian nasional yang ditujukan kepada para pelajar India. Meta kemudian memulihkan unggahan dengan alasan kesalahan teknis dan mengirimkan permintaan maap resmi. Namun, Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India menilai penjelasan tersebut tidak memuaskan. Komite yang dipimpin Nishikant Dubey menyatakan pemblokiran unggahan PM sebagai serangan terhadap demokrasi yang ditujukan kepada pemimpin negara berpenduduk sekitar 1,4 miliar jiwa. Jika Meta tidak memenuhi permintaan maaf dalam waktu tiga hari, pemerintah India dapat mempertimbangkan pencabutan kekebalan Safe Harbor bagi platform, yang berpotensi membuka jalan bagi pertanggungjawaban pidana terhadap perwakilan Meta di India. Sebelumnya, pemerintah India juga memanggil jajaran pimpinan Meta untuk membahas insiden tersebut dan meminta penjelasan mengenai langkah-langkah perusahaan dalam memberantas konten pornografi anak di platformnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait