Meta Disorot, Puluhan Iklan Bermuatan Pelecehan Seksual Anak Buatan AI Lolos Tayang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Meta kembali mendapat sorotan setelah laporan Tech Transparency Project (TTP) mengungkap adanya puluhan iklan berbayar bermuatan materi pelecehan seksual anak (CSAM) buatan kecerdasan buatan (AI) di platformnya. Iklan-iklan tersebut sempat tayang di Facebook, Instagram, Messenger, hingga Threads pada periode November 2025 hingga Agustus 2026. Sebagian besar iklan mengarahkan pengguna ke aplikasi nudify, yaitu perangkat AI yang memanipulasi foto hingga tampak tanpa busana.
Berdasarkan temuan TTP melalui Meta Ad Library, lebih dari 50 iklan bermasalah lolos dari proses peninjauan sistem otomatis dan menjangkau ribuan pengguna. Iklan tersebut secara terbuka memadukan gambar anak-anak dengan teks bernuansa seksual. Karena statusnya sebagai iklan berbayar yang disetujui sistem moderasi, Meta memperoleh pendapatan langsung dari penayangan konten yang melanggar aturan tersebut.
Padahal, standar periklanan Meta melarang keras eksploitasi seksual anak serta konten eksplisit dewasa. Menanggapi temuan ini, Meta menyatakan terus memperkuat sistem pengawasan internalnya untuk mencegah eksploitasi anak di seluruh platform milik mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.10
Tak Mau Kalah dari OpenAI, Meta Klaim AI Canggihnya Lepas Kendali dan Retas Sistem
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.45
Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 22.00
Facebook-IG Ganggu Kesehatan Mental Anak, Meta Didenda Rp16,8 T
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.06
India Tuduh Facebook Mempermalukan PM Modi, Mark Zuckerberk Didesak Minta Maaf
Berita terkait
Meta Terancam Denda Rp3.900 Triliun Gara-gara Data Pengguna Facebook
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 14.00
Kalah di Pengadilan, Meta Terancam Denda Rp 3.900 Triliun
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.10
Meta Buka Pendaftaran Akses Awal Fitur AI Muse, Bisa Dicoba Dulu
JawaPos · 28 September 2026 pukul 23.12
Facebook Versi Website Lumpuh Total Hampir di Seluruh Dunia
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 17.25