Indodax Dorong Keseimbangan Regulasi dan Inovasi di Industri Kripto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kripto Indonesia masuk fase baru dengan keterlibatan institusi keuangan tradisional dan teknologi blockchain. CEO Indodax William Sutanto menyatakan batas antara perbankan konvensional dan kripto menjadi tipis, membuka peluang besar yang membutuhkan kepercayaan, regulasi, dan infrastruktur yang baik. Tokenisasi disebut jembatan utama untuk menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan ekosistem digital. Profil investor kripto semakin matang, beralih dari spekulasi jangka pendek menuju pemahaman yang lebih baik dan minat institusi sebagai aset investasi. Regulasi diperlukan sebagai fondasi perlindungan konsumen, namun harus seimbang agar tidak menghambat inovasi produk dan layanan yang bergerak lebih cepat dari sistem keuangan tradisional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 11.00
CEO Indodax Soroti Keseimbangan Regulasi & Inovasi dalam Perkembangan Kripto
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 22.11
Bos Indodax Ingatkan Regulasi Kripto Jangan Bunuh Inovasi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.32
Keseimbangan Tokenisasi, Likuiditas, Regulasi untuk Dukung Kripto
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 11.11
INDODAX Soroti Keseimbangan Regulasi dan Inovasi dalam Perkembangan Kripto
Berita terkait
Lewat Cara Ini Ekosistem Kripto Perlu Lebih Kompetitif
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 21.40
Tiga Pilar Utama Membangun Ekosistem Kripto yang Sehat
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.21
Pengguna Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta, Industri Ditantang Makin Kompetitif
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 20.20
Pengguna Kripto RI Tembus 22,69 Juta, Industri Dorong Seimbangkan Inovasi dan Kepatuhan
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.52