Tiga Pilar Utama Membangun Ekosistem Kripto yang Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kripto Indonesia mencapai 22,69 juta pengguna per Juni 2026. Forum Coinfest Asia 2026 menegaskan tiga pilar ekosistem sehat: kepatuhan, regulasi adaptif, dan inovasi. Oscar Darmawan (Indodax) menyatakan compliance sebagai 'tiket masuk' institusi, namun inovasi juga krusial untuk menarik pengguna kembali ke platform terregulasi. Wakil Menteri Todotua menekankan blockchain sebagai fondasi investasi nasional, sementara Bali berpotensi jadi pusat Web3 dunia. James Eugene (Indodax) menambahkan proses listing kripto kini lebih selektif dengan fokus pada likuiditas, utilitas, dan market fit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 21.40
Lewat Cara Ini Ekosistem Kripto Perlu Lebih Kompetitif
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 20.20
Pengguna Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta, Industri Ditantang Makin Kompetitif
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.52
Pengguna Kripto RI Tembus 22,69 Juta, Industri Dorong Seimbangkan Inovasi dan Kepatuhan
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 13.13
Ekosistem Kripto Perlu Lebih Kompetitif lewat Compliance yang Kuat, Regulasi Adaptif, dan Inovasi Berkualitas
Berita terkait
Indonesia Berpeluang Jadi Liquidity Hub Aset Kripto Regional
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.08
Industri Kripto Cepat Tumbuh, Ini Alasannya
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.50
Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.57
Minat Pasar Tinggi, Indonesia Punya Peluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.24