Tiga Pilar Utama Membangun Ekosistem Kripto yang Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kripto Indonesia mencapai 22,69 juta pengguna per Juni 2026. Forum Coinfest Asia 2026 menegaskan tiga pilar ekosistem sehat: kepatuhan, regulasi adaptif, dan inovasi. Oscar Darmawan (Indodax) menyatakan compliance sebagai 'tiket masuk' institusi, namun inovasi juga krusial untuk menarik pengguna kembali ke platform terregulasi. Wakil Menteri Todotua menekankan blockchain sebagai fondasi investasi nasional, sementara Bali berpotensi jadi pusat Web3 dunia. James Eugene (Indodax) menambahkan proses listing kripto kini lebih selektif dengan fokus pada likuiditas, utilitas, dan market fit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 11.07
Indodax Dorong Keseimbangan Regulasi dan Inovasi di Industri Kripto
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 11.00
CEO Indodax Soroti Keseimbangan Regulasi & Inovasi dalam Perkembangan Kripto
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 22.11
Bos Indodax Ingatkan Regulasi Kripto Jangan Bunuh Inovasi
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 11.11
INDODAX Soroti Keseimbangan Regulasi dan Inovasi dalam Perkembangan Kripto
Berita terkait
Lewat Cara Ini Ekosistem Kripto Perlu Lebih Kompetitif
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 21.40
Transaksi Kripto RI Tembus Rp171,12 Triliun, Industri Perkuat Literasi
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 18.20
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Transaksi Capai Rp 171 T
Detik.com · 25 September 2026 pukul 19.30
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta,Tapi Transaksi Anjlok 28,2%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.12