Indodax Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga Bitcoin bertahan di level USD76.000 meskipun The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 3,75%–4,00% pada Kamis (17/9). Kenaikan harga dari USD75.400 sebelum pengumuman menunjukkan bahwa kebijakan makroekonomi tidak selalu berdampak langsung terhadap aset kripto karena pasar telah mengantisipasi keputusan tersebut sebelumnya.
Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, menjelaskan bahwa harga kripto dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ekspektasi pasar, arus dana, dan sentimen industri. Sementara itu, The Fed menaikkan proyeksi inflasi 2026 menjadi 3,7% dan pertumbuhan ekonomi menjadi 2,3%, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan hingga akhir 2026 guna mengendalikan inflasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.15
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Menguat ke USD76.000
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.35
The Fed Naikkan Bunga, Bitcoin Ngegas ke US$76.000! Indodax Minta Investor Cermati 4 Faktor Ini
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.34
The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Bitcoin Terangkat, Kenapa?
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.38
Harga Bitcoin Naik Jadi 1,35 Miliar Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Berita terkait
The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Harga Bitcoin Masih Bertahan
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 15.33
Bitcoin ebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin Rebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.00