Indonesia Dorong Hutan Jadi Solusi Krisis Iklim Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316529/original/042654800_1785937869-Indonesia_Dorong_Penguatan_Tata_Kelola_Perhutanan_Sosial_di_Kawasan_ASEAN.jpg__1_.jpeg)
Kementerian Kehutanan RI memperkuat diplomasi publik dan kapasitas negosiasi internasional untuk memperkokoh posisi Indonesia dalam tata kelola kehutanan global. Pelatihan Public Diplomacy and Negotiation Training digelar di Bandung pada 4-5 Agustus 2026 bekerja sama dengan Multistakeholder Forestry Programme Phase 5, IISD, dan UGM. Indonesia memiliki hutan tropis terluas ketiga di dunia, ekosistem mangrove terbesar dunia, dan kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Empat agenda strategis ditetapkan: perluasan pengakuan internasional SVLK+, penguatan ITPC untuk pengelolaan gambut tropis, pengembangan World Mangrove Center, dan penguatan posisi Indonesia di High Quality Carbon Market. Kebijakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menjadikan diplomasi kehutanan sebagai instrumen memperluas kemitraan internasional. Setiap aparatur negara yang terlibat forum internasional harus menyampaikan pesan nasional yang konsisten, kredibel, dan berbasis data agar capaian pengelolaan hutan lestari mendapat pengakuan dan kepercayaan dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 18.07
Perkuat Diplomasi Kehutanan, Kemenhut Siapkan SDM Hadapi Negosiasi Global
Berita terkait
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Pakar ITB Ungkap Bahaya Gambut Kering
Detik.com · 11 September 2026 pukul 07.45
Perkuat Kemitraan di Forum KCCUS Korea, PHE Dorong Asri Basin Jadi Hub Penyimpanan Karbon Regional
JawaPos · 29 September 2026 pukul 10.45
Bappenas tegaskan urgensi pengarusutamaan karbon biru
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 10.27
Kapolri Ungkap 5 Isu yang Jadi Perhatian Polri: Konflik hingga AI
kumparan · 28 September 2026 pukul 20.21