Indonesia-Hong Kong Jajaki Pengembangan Rantai Pasok SAF
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dan Hong Kong menjajaki kerja sama pengembangan rantai pasok Sustainable Aviation Fuel (SAF) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Mekar Investama Teknologi dan Future Fuel Limited pada 11th Belt and Road Summit di Hong Kong pada 9 September 2026. Kerja sama ini mencakup pengumpulan, pengolahan, dan ekspor lipid serta green feedstocks dari Indonesia, perdagangan dan pasokan certified green ethanol, pengembangan teknologi produksi SAF, penjajakan pendirian Alcohol-to-Jet Research and Development Centre di Hong Kong, serta transfer teknologi dan dukungan operasional untuk fasilitas produksi SAF di Indonesia. Jika terealisasi, Indonesia tidak hanya menjadi sumber bahan baku tetapi juga bagian dari pengembangan kapasitas produksi dan teknologi SAF.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 22.40
Mekar Masuk Bisnis Sustainable Aviation Fuel, Gandeng Mitra Hong Kong
Berita terkait
Mekar Gandeng Future Fuel Kembangkan Rantai Nilai SAF Lintas Negara
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 21.49
Genjot Bioavtur, Pertamina Siapkan Rp19,3 T Bangun Biorefinery Cilacap
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.43
Gelar Goes to Campus, Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dengan Kelestarian Alam
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 12.29
Evolusi Ekonomi Tiongkok: Dari Bengkel Dunia Menjadi Penguasa Rantai Nilai Global
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.41