Indonesia Incar Posisi Hub Kabel Bawah Laut Dunia, KKP Siapkan Koridor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia sedang memperkuat posisinya sebagai pusat konektivitas digital di Asia-Pasifik dengan menyiapkan infrastruktur kabel telekomunikasi bawah laut. Direktur Jenderur Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana menyatakan Indonesia sudah siap mendukung pengembangan ini melalui regulasi, titik strategis, dan landing station. Indonesia telah menetapkan alur kabel bawah laut nasional melalui Kepmen KP 14/2021 yang mencakup 217 segmen, 209 landing point, dan 4 landing station untuk koneksi internasional. Ke depan, pengembangan akan dilakukan melalui konsep Hub & Spoke dengan pengaturan jarak aman, kapasitas koridor, dan integrasi dengan data center. Indonesia juga bersiap menjadi hub regional dengan pasar yang besar dan posisi geografis strategis, sambil membuka kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Google dan Meta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 20.49
Telkom Genjot Infrastruktur Kabel Bawah Laut Global & Hub Digital Asia Pafisik
Berita terkait
Produksi Minyak RI Masih di Bawah Target, Ternyata Ini Pemicunya
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.20
Di Bawah Laut RI Makin Sesak, 217 Koridor Kabel Mulai Ditata
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.15
Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Data Penting Ekonomi China dan AS
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.42
Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Utang Rp3,4 Triliun: DBH Pajak Macet!
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 08.20