Industri Galangan Kapal RI Curhat Lagi Sepi Orderan Pengusaha Tambang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri galangan kapal Indonesia mengalami penurunan signifikan pada permintaan setelah beberapa tahun didominasi sektor pertambangan, khususnya kapal tug and barge. Dalam lima tahun terakhir, permintaan untuk kapal baru menurun sekitar 40% karena perubahan pada perdagangan batu bara dan impornya. Galangan kini beralih ke jenis kapal lain seperti SPOB, mini tanker, kapal pendukung oil and gas, serta Ferry RORO untuk distribusi energi dan angkutan penyeberangan. Pemeliharaan kapal menjadi penopang utama industri, sementara kapasitas produksi masih tersedia untuk respons cepat terhadap permintaan domestik yang membaik.
Bagikan
Berita terkait
Peringati Hari Tambang-Energi ke-81, Wamen ESDM Ziarah ke TMP Kalibata
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.42
Saham AADI, ADRO, hingga PTBA Loyo Usai Anak Usaha Dilarang Garap Tambang
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.37
Perusahaan Tambang Tak Boleh Pakai Kontraktor Anak Usaha, Kecuali..
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.30
Bahlil Rilis Aturan Baru Soal Jasa Tambang, Ini Isi Lengkapnya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.55