Subsidi BBM Dipangkas Bertahap, Warga Bakal Dipaksa Beralih ke Kendaraan Listrik?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana memangkas subsidi bahan baku minyak (BBM) secara bertahap, sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik agar ketergantungan terhadap energi impor dapat berkurang. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai percepatan elektrifikasi transportasi perlu didukung dengan insentif untuk produksi motor listrik dalam negeri, yang tidak hanya mengurangi konsumsi BBM tetapi juga memperkuat industri kendaraan listrik nasional. Namun, pengurangan subsidi BBM tidak boleh dilakukan begitu saja tanpa kesiapan ekosistem pendukung. Menurut CEO IESR Fabby Tumiwa, pemerintah harus memastikan perlindungan bagi kelompok rentan, meningkatkan kualitas transportasi publik, dan membangun infrastruktur pengisian daya yang merata agar transisi ke kendaraan listrik dapat berjalan inklusif dan berkelanjutan. Ketersediaan infrastruktur pengisian listrik yang tersebar merata menjadi faktor kunci agar masyarakat mudah beralih dari kendaraan bensin ke kendaraan listrik. Selain itu, manfaat elektrifikasi terhadap penurunan emisi hanya optimal jika sumber listriknya semakin bersih. IESR mencatat, jika pembangkit listrik masih bergantung pada energi beremisi tinggi, dampak lingkungan perpindahan ke kendaraan listrik tidak maksimal. Oleh karena itu, IESR menekankan bahwa elektrifikasi transportasi harus dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengembangan kendaraan, infrastruktur, transportasi publik, perlindungan sosial, dan sumber energi bersih secara bersamaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
Berita terkait
Penjualan Kendaraan Listrik Melesat, VKTR Kantongi Pendapatan Rp 648 M
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.49
BBM Mulai jadi Masalah Serius, Kendaraan Listrik Makin Dipandang jadi Solusi
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 02.30
Video: Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 14.00
Pulihkan Pasokan BBM, IESR Rekomendasikan 4 Langkah Ini
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.16