Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Inflasi Bayangi Pertumbuhan EKonomi di Akhir 2026

Chief Economist PT Bank Mandiri, Andry Asmoro, memperkirakan perekonomian Indonesia menghadapi tantangan pada akhir 2026 akibat tekanan inflasi. Menurutnya, musim kemarau panjang yang berlangsung lama, termasuk dampak El Nino pada September dan Oktober, berisiko menyebabkan lonjakan harga pangan. Kenaikan harga ini diperkirakan akan mempengaruhi daya beli masyarakat, khususnya untuk kebutuhan sehari-hari. Asmoro menekankan pentingnya mengendalikan biaya hidup agar daya beli tetap terjaga.

Pada kuartal 3, tidak ada momentum besar seperti di kuartal 2 yang didorong oleh peristiwa geopolitik. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tidak akan signifikan. Namun, pada kuartal 4, pemulihan diperkirakan terjadi mendukung oleh momentum Natal dan Tahun Baru. Kuartal 1 2027 diperkirakan akan tetap kuat berkat bulan puasa dan lebaran.

Asmoro berharap pertumbuhan ekonomi kuartal 3 sejalan dengan kuartal 2, sementara kuartal 4 diproyeksikan lebih tinggi. Dengan asumsi ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk keseluruhan tahun 2026 diperkirakan mencapai rata-rata di atas 5,3%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait