Inflasi September 3,28%, Menkeu: Tanda Ekonomi Masyarakat Bergerak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara year on year (yoy), masih berada dalam level yang dianggap sehat oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Menurutnya, angka ini menunjukkan bahwa gerak ekonomi masyarakat masih berjalan normal. Seluruh indeks kelompok pengeluaran mengalami kenaikan, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik 4,37%, perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 7,77%, pakaian dan alas kaki naik 1,20%, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 1,02%, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 2,19%, kesehatan naik 2,24%, dan transportasi naik 4,84%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 19.45
Inflasi Ada di Angka 3,28 %, Wamenkeu Juda Agung Sebut Belum Berdampak ke Daya Beli
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 18.20
Menkeu soroti sinyal positif ekonomi dari PMI hingga inflasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.51
Suahasil Sambut 2 Wamen Baru: Sekarang Kembali ke Formasi 3 Wamenkeu
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.30
Rupiah melemah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia
Berita terkait
Suahasil Ungkap 3 Sinyal Ekonomi RI Mulai Bergerak di Kuartal III-2026
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 19.20
Wow! Inflasi di Sulawesi Utara Tembus 7,59%, Tertinggi di Indonesia
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.10
Suahasil: Belajar dari Frans Seda, kredibilitas harus terus dijaga
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 14.35
BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen, Dipicu Komoditas Pangan
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00