Menkeu soroti sinyal positif ekonomi dari PMI hingga inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan indikator ekonomi positif pada September 2026. PMI Manufaktur kembali ke zona ekspansif di level 52,4, naik dari 49,8 pada Agustus. Inflasi tahunan tercatat 3,28 persen, tetap berada dalam rentang target pemerintah 2,5 ± 1 persen, dengan kontribusi utama dari harga bergejolak sebesar 5,03 persen.
Neraca perdagangan Agustus 2026 mencatat surplus 3,35 miliar dolar AS, didorong pertumbuhan ekspor 6,72 persen. Impor naik 19,09 persen, terutama pada bahan baku dan barang modal, menandakan aktivitas produksi dan investasi domestik yang kuat. Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, surplus mencapai 7,25 miliar dolar AS. Selain itu, perluasan operasi moneter Bank Indonesia melalui obligasi PT SMI dan PT SMF diharapkan memperkuat fundamental ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 19.20
Suahasil Ungkap 3 Sinyal Ekonomi RI Mulai Bergerak di Kuartal III-2026
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.10
Inflasi September 3,28%, Menkeu: Tanda Ekonomi Masyarakat Bergerak
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.19
Ada Reshuffle dan Rilis Data BPS, Rupiah Tertekan Dekati Level Rp18.000 per USD
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 14.16
Surplus Neraca Dagang Indonesia hingga Agustus 2026 Tembus USD7,25 Miliar
Berita terkait
IHSG Pagi ini Dibuka Naik 0,41%, 322 Saham Menguat
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.02
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 3,55 Miliar di Agustus 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.56
Neraca Dagang RI Surplus US$7,25 Miliar di Agustus 2026
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.50