Pertikaian Memanas, PM Israel Netanyahu Sebut Republik Islam Inggris
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan sindiran keras dengan menyebut Inggris sebagai "Republik Islam Inggris". Pernyataan sarkastis ini disampaikan dalam podcast Melech Blitzer Haim pada Kamis (13/8/2026) sebagai bentuk keberatan Netanyahu terhadap pemberitaan media Inggris saat ini yang dinilainya tidak lagi positif dibandingkan era Perang Enam Hari 1967.
Dalam wawancara tersebut, Netanyahu juga merujuk pada pernyataan JD Vance tahun 2022 mengenai potensi Inggris menjadi negara Islamis pertama pemilik senjata nuklir. Netanyahu menggunakan narasi ini untuk menegaskan komitmennya dalam mencegah Iran menjadi negara serupa di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.41
Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.05
Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.00
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
Berita terkait
Inggris Tak Terima Disebut PM Israel Netanyahu sebagai 'Republik Islam Inggris'
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.59
Netanyahu dan Jalan Buntu Perdamaian Gaza
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.49
Netanyahu Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.34
Retak! Netanyahu Tiba-Tiba Emosi ke Trump, Buang Rencana AS Soal Gaza
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 06.10