Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Ini 12 Catatan yang Mendesak Terealisasi Pasca-Reshuffle Kabinet

Pasca-reshuffle kabinet, Pradipa Institute menyampaikan 12 catatan mendesak agar perubahan struktur kepala pemerintahan berdampak nyata pada kinerja pemerintahan. Deputi Direktur Pradipa Institute, Agus Surono, menekankan bahwa keberhasilan reshuffle tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menduduki posisi, tetapi juga pada sejauh mana perubahan ini meningkatkan koordinasi antarkementerian, mengurangi tumpang tindih kebijakan, dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Setiap kementerian diharapkan memiliki indikator kinerja yang jelas, target realistis, dan mekanisme evaluasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Catatan kedua mengaitkan pertumbuhan ekonomi dengan penciptaan lapangan kerja. Kebijakan ekonomi perlu mendukung industri nasional, UMKM, investasi produktif, dan peningkatan daya saing agar pertumbuhan dapat diterjemahkan menjadi peningkatan daya beli dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, agenda hilirisasi dan industrialisasi harus menghasilkan nilai tambah di dalam negeri, bukan hanya meningkatkan investasi dan ekspor komoditas. Kebijakan ini harus mencakup penguatan teknologi, kapasitas industri nasional, kualitas tenaga kerja, dan keterlibatan pelaku usaha lokal. Terakhir, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani menjadi prioritas, dengan kebijakan terintegrasi dari produksi hingga distribusi, irigasi, pupek, benih, dan kepastian harga, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait