Ini Pentingnya KB Pascapersalinan untuk ASI dan Pola Asuh Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri BKKBN Wihaji menegaskan pentingnya pelayanan KB pascapersalinan sebagai instrumen memastikan anak mendapatkan hak asuh dan nutrisi optimal. Tantangan ada dalam ketersediaan alat kontrasepsi, kesiapan tenaga kesehatan, serta sistem pencatatan yang perlu inovasi melalui Peraturan Menteri baru. Edukasi KB harus dikemas kreatif agar masyarakat memahami KB sebagai perencanaan keluarga matang, bukan sekadar kontrasepsi. Dengan jarak kehamilan yang terjaga, ibu dapat memulihkan diri, anak dapat mendapat ASI dan pola asuh optimal, meningkatkan kemampuan berkembang anak. POGI menekankan integrasi KB pascapersalinan sejak masa kehamilan hingga nifas dengan konseling sukarela. Namun, program vasektomi yang dikaitkan dengan bansos masih kontroversial dan kurang diterima masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Mengapa Kehamilan di Bawah Usia 20 Tahun Berisiko? Ini Penjelasan Medisnya
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.08
Pagu Anggaran Kemendukbangga 2027 Rp 4,1 T, Fokus Tekan Stunting-Kampung KB
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.02
KPK Sita Uang Rp 6 Miliar Usai Periksa Kepala Kantor Imigrasi Denpasar
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.34
Pengendalian Penduduk Jangan Berhenti pada Wacana, Hunian Layak Harus Jadi Prioritas
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.25